buah durian musang king

Jual Bibit Durian Musang king di Medan

Anda mau berkebun durian Musang King ? hubungi rahmat telp/wa 081370539597, kami layani anda di Medan.

contoh Durian Musang king:

bibit durian musang king medan

Bibit durian Musang King

buah durian musang king

Durian musang king

berikut kami Share tatacara penanaman, perawatan hingga berbuah dan paska buah skala pekarangan.

  1. Persiapan
  2. Gali lubang dengan ukuran 60×60 cm (bibit tinggi 50-100 cm ), biarkan tetap terbuka lebih kurang 1 minggu.
  3. Masukkan kertas atau beberapa lembar daun kering di minggu pertama, lalu bakarlah di dalam lubang
  4. Buat lubang biopori mengelilingi lubang, lebih kurang 50 cm, masukkan paralon yg di lubangi kelilingnya kemudian tutup dgn knop paralon.
  5. Tabur kan dolomit dan Furadan secukup nya .

 

  1. Penanaman.
  2. Bersihkan lubang dari batu, puing, plastik dan benda asing lainnya.
  3. Siapkan Bibit unggul yang anda beli dari kami.
  4. Sobek melingkar polybag/karung pembungkus media bawahnya saja, beri lubang pori pada polybag/karungnya. Point ini jika media bibit terlalu porous, jika keras lepaskan semua pembungkus media bibit.
  5. Masukkan tanah galian bagian atas sebagian saja, masukkan bibit kelubang perlahan-lahan, atur posisi tajuk supaya dapat sinar matahari pagi.
  6. Urug lubang dengan tanah galian atas terlebih dahulu, upayakan media bawaan bibit tidak tenggelam dalam lubang/kelihatan.
  7. Urug menggunung, dan pastikan bibit tdk goyah oleh angin.
  8. Siram dengan air sumur di mix dengan air cucian beras atau vitamin B1 sampai jenuh.

III. Perawatan.

  1. Jangan berikan Pupuk apapun jika stomata pucuk belum berubah menjadi daun, umumnya 1 bulanan. Fase ini sangat krusial, karena masa adaptasi pohon terhadap lingkungan luar. Seringnya para melua tidak sabar untuk melihat tanaman cepat besar, sehingga memberikan pupuk over dosis. Hal ini justru akan mempercepat tanaman mati.
  2. Jika musim kemarau, siram jenuh dua hari sekali dengan air sumur di mix air cucian beras dan atau vitamin B1 & atonik.
  3. Jika stomata pucuk lamban pecah/berganti daun, spray dengan novelgrow alpha.
  4. Jika pucuk sdh berganti daun, pemupukan di mulai, masukkan Daun kering/kompos ke lubang biopori di lanjutkan dgn memasukkan kohe kering/fermentasi lebih baik ke semua lubang biopori, siram jenuh biopori dengan air sumur di mix dengan B1 dan atonik.
  5. Pupuk kembali dengan NPK Daun atau mix dengan auxin, gyberlin dan sitokinin sesuai kebutuhan usia bibit.
  6. Jaga kelembaban media dan sekitarnya
  7. Upayakan ranting di posisi horizontal, bisa di gunakan pemberat di ujung ranting, atau di tarik kebawah dengan tali, buah maksimal akan muncul pada ranting horizontal.
  8. Pangkas ranting air, termasuk pucuk batang primer (supaya pohon tdk menjulang tinggi), tapi melebar ke 4 arah mata angin.
  9. Cabang-cabang Primer (CP) yang tumbuh dari Batang Pokok (BP) harus tumbuh mendatar (horizontal) atau membentuk sudut 90° terhadap BP tsb. Namun ada juga beberapa varietas yang mampu berbuah walau sudut CP terhadap BP hanya 60°.
  10. Cabang cabang Primer tersebut minimal harus berdiameter 2 cm agar mampu menopang buah seberat 2 kg. Bila diameternya kurang dari 2 cm, otomatis buah akan rontok sebelum panen karena cabangnya belum kuat menahan beban.
  11. Pada ujung Cabang Primer tsb harus tersedia minimal 100 helai daun sehat untuk membesarkan satu buah seberat 2 kg. Bila daunnya kurang dari 100 helai, maka kemungkinan buahnya akan rontok sebelum panen atau bertahan hingga panen tapi rasanya hambar.

 

  1. Pembuahan.
  2. Pastikan pohon sdh siap berbuah, bisa di rangsang dengan boster atau ngemix gyberlin dan sitokinin.
  3. Jika mau cara alami bisa dengan stresing pohon, atau biarkan saja, waktunya berbuah pasti berbuah.
  4. Jika sdh mulai berbunga, Pupuk dengan NPK dan KCL sesuai kebutuhan bibit.
  5. Pemupukan semakin di tingkatkan ketika buah siap panen, lebih2 jika pembuahan menggunakan perangsang, jika terlambat pembuahan berikutnya akan ngambek bahkan mogok, pahitnya mati.
  6. Bagi2 kawan dan tetangga dekat jika sdh berbuah.
  7. Penanganan hama.
  8. Penggerek batang, akar. Hindari kelembaban berlebihan di sekitar pohon, jika sdh terlanjur di lubangi kumbang penggerek, suntik dengan decis lalu tutup lubang dengan kapas yg dilumuri decis
  9. Kutu kebul, spray dengan air sumur yg di mix dengan detergen secukupnya
  10. Spray halus seluruh batang dan ranting dengan air sumur di mix dengan insektisida sistemix (bisa dilakukan per 3 bulan) .

Berbagai jenis bibit durian unggul, pohon pendek, cepat berbuah dan harga terjangkau yang kami sediakan antara lain: BAWOR, Red dargon, Lan Cia yen / LCY, Kana, M dur88, tekha, Lipan, lengher, Capri, Kunpoh ang bak, ang bak kia, XO, Greem skin / Chea poy, Gold fish / ikan Mas, green Thorn / D165, D168 / ioi/ masmuar,  D 101 / johor mas, D78 / sweetie, d11, D 700, namlung / cumasi, tai babi,  phuang manee, kanyao, longlaplae, kramduthong, super tembaga, pelangi, merah, bintana, montong / monthong, bhinneka bawor, kani, chanee, ochee / duri hitam, dan lainnya.

 

#bibitdurianmusangking
#bibitdurianbawor
#bibitdurianunggulcepatberbuah
#bibtdurianmerah
#bibitdurianmusangkingtrubus
#hargabibitdurianbawor
Di copas dari berbagai sumber.

Artikel lainnya:
Jual Bibit durian ochee di medan
Jual bibit durian Pelangi di Medan
Jual bibit durian ochee di Banda Aceh

 

 

Jual bibit durian di Lampung

Ready bibit durian unggul dan cepat berbuah, hubungi Rahmat 081370539597 kami layani anda di Lampung.

contoh durian:
durian musang king lampungjual bibit durian musang king lampung

Pertanyaan yang sering mucul ketika konsumen membeli bibit durian adalah, bagaimana supaya cepat berbuah ?Yup, pertanyaan tersebut sangat lazim kita dengar, bagaimana tidak, setiap pembeli / pekebun akan selalu berharap bibit dan pohon duriannya akan cepat berbuah. kita dengar, bagaimana tidak, setiap pembeli / pekebun durian akan selalu berharap bibit  dan pon durian nya untuk cepat berbuah. Atau munghkin pertanyaannya adalah: Benarkah pohon durian dapat mulai berbuah kurang dari 4 tahun ? ”Lalu pada saat ditanam ukuran bibit seberapa tinggi, apakah 70 cm, 150 cm, atau 250 cm? Jawabannya tentu akan berbeda-beda pula.

Kemudian mengenai ‘berbuah’, apakah maksudnya berhasil jadi pentil buah tapi rontok, ataukah buahnya bertahan hingga panen?  Ini pun harus dibedakan

Berikut kami share tips bersama bapak M Reza T, dimana beliau memberikan beberapa tips.

Kalau orang awam bertanya kepada saya: “Berapa tahun bibit/pohon durian mulai berbuah?”  tentu akan saya jawab secara aman: “Sekitar lima tahun sejak tanam”, karena kalau saya jawab ‘tiga tahun setelah tanam’ tentu ekspektasi (harapan) si penanya tersebut melambung tinggi, padahal banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Bahkan lima tahun pun belum tentu berbuah bila pohonnya dibiarkan terlantar.

Sebaliknya banyak orang awam terkagum-kagum ketika melihat bibit durian umur 1 tahun sudah mulai berbunga masih di dalam polybag, lalu menganggap bibit tersebut ‘super unggul’ atau penangkarnya ‘jago banget’.  Ini juga keliru, karena bibit yang berbunga genjah bisa saja karena faktor stress, efek hormonal, atau perlakuan ‘pemaksaan’.  Yang terjadi kemudian adalah bunga tersebut hanya bertahan sementara hingga mekar atau menjadi pentil buah, tapi tidak akan sampai panen karena batang dan daunnya belum siap mendukung.

Rumus umum yang saya temukan setelah pengamatan belasan tahun adalah bahwa bibit durian okulasi/sambung-pucuk (bukan asal biji) siap panen buah perdana bukan karena umurnya 3, 4, atau 5 tahun, tetapi lebih karena kesiapan fisiologis dan fisiknya.  Syaratnya adalah:

(1)  Cabang-cabang Primer (CP) yang tumbuh dari Batang Pokok (BP) harus tumbuh mendatar (horizontal) atau membentuk sudut 90° terhadap BP tsb. Namun ada juga beberapa varietas yang mampu berbuah walau sudut CP terhadap BP hanya 60°.

(2)  CP tsb minimal harus berdiameter 2 cm agar mampu menopang buah seberat 2 kg.  Bila diameternya kurang dari 2 cm, otomatis buah akan rontok sebelum panen karena cabangnya belum kuat menahan beban.

(3)  Pada ujung CP tsb harus tersedia minimal 100 helai daun sehat untuk membesarkan satu buah seberat 2 kg.  Bila daunnya kurang dari 100 helai, maka kemungkinan buahnya akan rontok sebelum panen atau bertahan hingga panen tapi rasanya hambar.

Secara umum pertanyaan tersebut dapat dijawab: Tentu bisa, tapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, nanti akan saya jelaskan secara rinci. Yang kita harus jeli adalah pertanyaan tadi mengandung banyak pengertian yang bisa ditafsirkan berbeda, misalnya:  Empat tahun sejak kapan?  Sejak pertama kali ditanam di lapangan (grounding).

artikel lainnya:
bibit durian bintana medan
jual bibit durian di pekan baru
bibit durian pelangi medan